GUMPALAN SEMUT ITAM MATI DALAM SUSU KENTAL MANIS (GSMDSKM)

Kasihan..!!! Si kecil Item mungil yang sangat menyedihkan, bersangatan..!!

Hari ini ( 5 desember 07), ajo39 pandangi susu kaleng ditangan sambil tersenyum, hm.. tumben nggak ada semut ?. ya.. semut, yang setia selalu hadir dikamar ajo39. Ajo39 berpikir positif saja.he.he. Mungkin mereka sedang dapat rezeki nomplok dari kamar sebelah, atau mungkin toples gula di dapur lupa ditutup, hingga sisa–sisa susu yang mulai mengering di permukaan kaleng dalam kamar ajo39 tampaknya tidak lagi diminati si mungil itu.

Perlahan ajo39 isi gelas dengan susu yang masih tersisa. Aneh, ajo39 melihat ada gumpalan-gumpalan hitam menghiasai tetesan susu yang ajo39 tuang. Apa ya..?? ajo39 amati lebih dalam (ceiilee). Eh ternyata si mungil item. Ajo39 mulai itung satu, dua, tiga ,empat, eh kok nambah banyak?, dahsyat!! banyak banget.!!. menggumpal menjadi GUMPALAN SEMUT ITAM MATI DALAM SUSU KENTAL MANIS (disingkat GSMDSKM).

Ah kasihan kau item mungil. Kau mati di kaleng susu. ( jadi inget petitih ayam mati di lumbung beras) hiks.!! ajo39 jadi sedih.. L ini Serius lho.

Niat si item mungil mungkin sangat mulia, ia akan membawa susu ini untuk umat semut, agar kesejahteraan semut terjamin. agar peradaban semut bisa dibangun dengan cepat.. namun apalah daya, sang oknum semut tak kuasa menolak keinginan indra perasanya. Ayuk coba sedikit saja..! setetes saja, agak sekejap saja.! Begitu rengeknya. Agaknya inilah awal petakanya. Susu manis itu ternyata terlalu kental, tak kuat badan.. tenggelam lah semua…

Ah rugi sekali kau..

Si item mungil tidak sendirian. diapun bersama-sama, berjamaah kata orang sekarang. Namun tak ada yang selamat. Mungkin ada yang sadar, bahwa kalau masuk dalam kaleng susu itu berbahaya. Namun dia tak kuasa melarang, tangannya tak kuat, suaranya pun tercekat, lebih parah alih-alih mencegah, ternyata bau sisusu kental manis sangat menggoda untuk dikecap. namun itulah awal kehancurannya, tak ada yang memperingatkan bahwa susu itu sangat kental. Matilah semua..

Ah kasihan kau.!!

S item mungil bisa jadi sudah sangat terlatih dalam mencari makanan, setiap serpihan dikumpulkan untuk tetap bertahan, mereka pekerja keras, sangat ulet. Ukhuwah (ceilee) mereka selalu terjaga dengan cipika-cipiki yang hangat setiap pertemuan. Indra penciuman mereka tajam. Tahu dimana tujuan dan kemana harus berjalan. Mereka percaya dan patuh pada ratunya. Namun itulah.. si SUSU KENTAL SANGAT MANIS rupanya bukan makanan yang cocok untuk dibawa pulang. tidak boleh, itu bukanlah makanan si item mungil. Yang manis tidak selalu harus di kecap.. ah malangnya kau mungil, kau tertipu.. tewaslah kau. Tak jadi kau bertemu ratumu..

Bung.!!

Mungkin kita juga seperti si item mungil, terhanyut dalam genangan susu (baca: nikmat dunia). Ghanimah yang terbentang, luasnya dunia yang yang Allah bukakan untuk kita menyebabkan kita berlomba-lomba menguasainya hingga kitapun mati. Mati.!! Ya mati.!! Hati kita mati, semakin jauh dari Allah.. Indra Qalbu kita sudah bebal. Tak terasa lagi nikmatnya ibadah. Syukur hanya jadi untaian kalimat indah yang meluncur dari bibir, namun tak benar-benar muncul dari dinding jiwa..

Ah.. ngeri membayangkan bangunan peradaban yang jauh dari selesai ini ternyata harus runtuh di ladang da’wah yang kian manis, gemerlap dan menyenangkan.. sementara sang da’i tetap jadi Sang Item Mungil yang Manis (SIMM).

Ah mari kita berbalik. Itu bukan untuk kita.. mari kita punguti saja serpihan yang lain, secukupnya.. dan biarlah Allah yang membayar kita, cash..!!

By the way.. ajo39 akhirnya tidak jadi minum susu tersebut.bukan.! alasannya bukan karena jijik. Tapi karena kasihan. ajo39 berniat infak makanan pada si kecil item imut. Dan dengan sukses ajo39 tumpahkan seluruh susu tersebut di halaman sebelah kos (wisma). Agar si mungil bisa minum susu lagi..

Ah.. Semoga bermanfaat…..

Padang, 5 des 07,

Saat ajo39 ingin minum susu

Tinggalkan Balasan